Bismillahirrahmanirrahiim...
Kisah Nabi Saw membeli Kuda
Suatu ketika Nabi Saw membeli kuda dari seorang Badui, setelah mencapai kesepakatan, maka mereka melakukan ijab kabul penjualan. Lalu beberapa saat kemudian sebelum kuda itu diberikan, datang orang menawar harga kuda yang telah dibeli Nabi Saw dari si Badui. Oleh si Badui ini harga tersebut disetujui. Maka Nabi Saw protes, “Bukankah kuda ini sudah saya beli, kamu sudah jual kesaya, dan saya telah beli, kenapa di jual lagi ke orang lain.” Maka si Badui katakan, “Belum saya jual, belum, kapan saya katakan seperti itu ? demi Allah belum saya jual kuda ini.” Si Badui ini begitu yakin karena ketika pembelian terjadi mereka hanya berdua saja, Cuma ada Rasullullah Saw dan si Badui tadi. Lalu kata si badui tadi, “Begini saja kalau memang kamu ada saksi, bawa kemari, nanti saya kasih kuda ini.”
Pada waktu itu tidak ada orang ketiga, hanya ada mereka berdua yaitu Nabi Saw dan si Badui. Ketika terjadi perdebatan, datanglah seorang Sahabat Hudzaifah RA mendengar pembicaraan Nabi Saw dan si Badui. Mendengar permintaan dari si Badui tadi, Hudzaifah RA berkata, “Kalau begitu saya saksinya….. Saya jadi saksi bahwa Rasullullah Saw ini betul-betul telah membeli kuda dari kamu.” Orang Badui minta saksi, kini saksi telah ada, ini kan sudah sesuai berarti.
Secara keimanan tidak ada persaksian yang lebih kuat dari persaksian Hudzaifah Ra, sebab apa ? ini karena persaksiannya berdasarkan berita dari Rasullullah Saw. Persaksian atas dasar keimanan bukan karena penglihatan, yaitu atas dasar berita dari Rasullullah Saw. Hudzaifah berkata, “Aku menjadi saksi atas berita dari Rasullullah Saw.” Maka tidak ada persaksian yang lebih kuat daripada persaksian Hudzaifah RA. Beginilah sahabat RA belajar keimanan. Seandainya waktu itu Hudzaifah RA katakan, “Wah saya tidak bisa jadi saksi, kan saya waktu itu tidak ada, bagaimana bisa jadi saksi.” Ini namanya sudah ragu-ragu dengan perkataan Nabi Saw, bukan ragu tapi tidak percaya. Maka iman sudah keluar ketika kita tidak percaya perkataan Nabi Saw. Naudzubillah.
Penyambutan anak adam ketika lahir
Niat amal dan sampaikan
Tuesday, April 26, 2016
Sunday, April 24, 2016
Dakwah dan tabligh - penyambutan atas manusia dibumi -
Bismillahirrahmanirrahiim..
" KEDATANGANMU SENANTIASA AKAN DI RINDUKAN OLEH MEREKA "
Ketika manusia terlahir ke dunia ini, tangisan sosok mungil yang hadir meramaikan suasana.
Semua keluarga yang hadir ketika mendengar suara tangisnya tidak ada yang merasa sedih bahkan mereka semua senang.
Tapi tahukah bayi itu menangis membutuhkan bantuan karena kelak dia akan mengarungi kehidupan ini untuk diuji.
Tahun berganti tahun…bayi itu telah tumbuh dewasa…
Tapi ketahuilah sahabatku…dalam hati mereka akan senantiasa tersimpan air mata itu…
Sungguh saudaraku…ditengah kemaksiatan yang telah mereka lakukan…ada air mata yang tersimpan untuk membasuh hati yang telah kelam.
Sebagaimana sosok mungil ketika hadir ke dunia, tangan yang penuh kasih sayang meraih mereka, pandangan yang merindukan dan menyejukkan memeluknya….
Saudaraku…sebagaimana tangisan bayi ketika terlahir yang menyenangkan keluarga mereka, maka tangisan mereka yang telah terjatuh dalam lumpur kemaksiatan untuk bertaubat akan menyenangkan kalian semua.
Sahabatku…engkau yang telah bermandikan cahaya hidayah…engkau yang telah memegang petunjuk kehidupan…
Tengoklah dan datangilah mereka yang tenggelam dalam lautan kemaksiatan….
Sebagaimana keluarga yang mendapatkan kabar bahwa istri/ibu/saudari mereka akan melahirkan…maka keluarganya akan berusaha dengan segenap tenaga membantunya, menemaninya…perasaan mereka akan selalu mengharapkan keselamatan ibu dan bayinya…keluarga mereka menunggu dengan perasaan tidak tenang, gelisah dan kecemasan…
Maka sahabatku dan saudaraku berapa banyak kabar yang telah kau dengar, berapa banyak kabar yang kau baca, dan berapa banyak kabar yang kau lihat…terhadap mereka yang telah jauh dari agama, mereka yang telah dilalaikan oleh dunia, mereka yang telah salah memahami kehidupan, mereka yang telah putus asa dengan masalah mereka, mereka yang telah mengambil keputusan untuk meninggalkan agama, mereka yang telah kalah oleh hawa nafsu mereka, mereka yang telah ditelan kekayaan, mereka yang telah kehilangan arah, mereka yang telah melukai diri mereka, mereka yang telah termakan angan-angan…..
Apabila kau datangi mereka, kau raih mereka sebagaimana keluarga yang menantikan tangisan seorang bayi….maka mereka akan merasakan kehangatan kasih sayang, akan mendapatkan secercah cahaya kehidupan…setetes embun penyejuk hati….noda-noda hitam yang telah memenjarakan air mata mereka akan gugur satu persatu..hingga saat itu air mata mereka yang telah tersimpan dalam hati mereka akan keluar dan membasahi hati mereka yang kering….kesejukan akan mengalir dalam darah mereka, menuju jantung kehidupan yang berdetak dengan penuh harapan kebaikan…
Muliakanlah mereka, datangilah mereka…bersabarlah dalam menjaga mereka, jangan pernah kau lepaskan mereka…jangan kau hina mereka….jangan kau memandang dengan pandangan mata yang tajam….
Bergeraklah sahabatku, bawalah perasaan Rasulullah dalam hatimu….yang ingin senantiasa semua manusia selamat dunia dan akhirat…Baik itu keluarga Rasulullah ataupun musuh Rasulullah…Rasulullah senantiasa berdoa akan hidayah untuk mereka…Kesedihan Rasulullah begitu dalam ketika manusia mati tanpa iman, dan kesenangan Rasulullah ketika manusia mendapatkan keimanan dan meninggal dalam ketaatan…
Jangan duduk saja saudaraku, satu orang yahudi meninggal tanpa iman membuat Rasulullah sedih dan menangis…lalu bagaimana apabila 10, 100,10000 atau 5 milyar manusia meninggalkan dunia tanpa iman…Bagaimana perasaan Rasulullah…
Kita semua punya kesibukan dan kegiatan dalam kehidupan kita, namun luangkanlah waktu untuk mereka, karena maut tidak akan menunggu engkau untuk mendatangi mereka…kalau tidak bisa seumur hidup untuk mendatangi mereka, luangkanlah setahun , atau setengah tahun, atau 4 bulan, atau 40 hari atau 3 hari atau 2,5 jam dlm sehari…atau berapapun yang kamu sediakan waktu itu….
Sungguh hati mereka yang telah bermaksiat ingin mendengarkan nasihat yang membukakan pintu-pintu yang telah tertutup dalam hati mereka.
Jangan terlambat sahabatku….bersabarlah dengan mereka, maafkanlah mereka, khusnudzon kepada mereka, lemah lembutlah kepada mereka dan doakanlah mereka…keluarkanlah air matamu dalam kesunyian untuk memancing air mata mereka…
kedatanganmu senantiasa akan dirindukan oleh mereka…
Heart will always heard heart, language of da’wah is your heart…
They don’t understand what are you talking, but their heart will understand your heart….
Come n join then spread to whole world at ijtima Cikampek Mei 27,28 and 29..at 2016
Bring heart of Rasulullah and spread those heart to your brother, your friend,your family, your parents, your neighborhood, your students, your teachers, your enemy, to all mankind…move like the rain, and give like the sun…
Yaa Allah…jadikanlah hati kami seperti hati Rasulullah yang menyayangi umat, yang merindukan umat, yang menangisi umat.
Yaa Allah…gerakkanlah diri kami dengan membawa hati Rasulullah menjumpai umat..
Yaa Allah… jadikanlah wajah kami, pandangan mata kami yang menyalurkan hati Rasulullah kepada setiap manusia yang kami jumpai..
Yaa Allah…kami lemah dan tak berdaya…tanpa rahmatku kami akan hina..
Yaa Allah…ampunilah dosa kami yang telah melalaikan hati kami…
Yaa Allah…pilihlah kami untuk membawa hati Rasulullah dalam hati kami..Aamiin Yaa robbal ‘Aalamiin...
Asas Dakwah part 1
" KEDATANGANMU SENANTIASA AKAN DI RINDUKAN OLEH MEREKA "
Ketika manusia terlahir ke dunia ini, tangisan sosok mungil yang hadir meramaikan suasana.
Semua keluarga yang hadir ketika mendengar suara tangisnya tidak ada yang merasa sedih bahkan mereka semua senang.
Tapi tahukah bayi itu menangis membutuhkan bantuan karena kelak dia akan mengarungi kehidupan ini untuk diuji.
Tahun berganti tahun…bayi itu telah tumbuh dewasa…
Tapi ketahuilah sahabatku…dalam hati mereka akan senantiasa tersimpan air mata itu…
Sungguh saudaraku…ditengah kemaksiatan yang telah mereka lakukan…ada air mata yang tersimpan untuk membasuh hati yang telah kelam.
Sebagaimana sosok mungil ketika hadir ke dunia, tangan yang penuh kasih sayang meraih mereka, pandangan yang merindukan dan menyejukkan memeluknya….
Saudaraku…sebagaimana tangisan bayi ketika terlahir yang menyenangkan keluarga mereka, maka tangisan mereka yang telah terjatuh dalam lumpur kemaksiatan untuk bertaubat akan menyenangkan kalian semua.
Sahabatku…engkau yang telah bermandikan cahaya hidayah…engkau yang telah memegang petunjuk kehidupan…
Tengoklah dan datangilah mereka yang tenggelam dalam lautan kemaksiatan….
Sebagaimana keluarga yang mendapatkan kabar bahwa istri/ibu/saudari mereka akan melahirkan…maka keluarganya akan berusaha dengan segenap tenaga membantunya, menemaninya…perasaan mereka akan selalu mengharapkan keselamatan ibu dan bayinya…keluarga mereka menunggu dengan perasaan tidak tenang, gelisah dan kecemasan…
Maka sahabatku dan saudaraku berapa banyak kabar yang telah kau dengar, berapa banyak kabar yang kau baca, dan berapa banyak kabar yang kau lihat…terhadap mereka yang telah jauh dari agama, mereka yang telah dilalaikan oleh dunia, mereka yang telah salah memahami kehidupan, mereka yang telah putus asa dengan masalah mereka, mereka yang telah mengambil keputusan untuk meninggalkan agama, mereka yang telah kalah oleh hawa nafsu mereka, mereka yang telah ditelan kekayaan, mereka yang telah kehilangan arah, mereka yang telah melukai diri mereka, mereka yang telah termakan angan-angan…..
Apabila kau datangi mereka, kau raih mereka sebagaimana keluarga yang menantikan tangisan seorang bayi….maka mereka akan merasakan kehangatan kasih sayang, akan mendapatkan secercah cahaya kehidupan…setetes embun penyejuk hati….noda-noda hitam yang telah memenjarakan air mata mereka akan gugur satu persatu..hingga saat itu air mata mereka yang telah tersimpan dalam hati mereka akan keluar dan membasahi hati mereka yang kering….kesejukan akan mengalir dalam darah mereka, menuju jantung kehidupan yang berdetak dengan penuh harapan kebaikan…
Muliakanlah mereka, datangilah mereka…bersabarlah dalam menjaga mereka, jangan pernah kau lepaskan mereka…jangan kau hina mereka….jangan kau memandang dengan pandangan mata yang tajam….
Bergeraklah sahabatku, bawalah perasaan Rasulullah dalam hatimu….yang ingin senantiasa semua manusia selamat dunia dan akhirat…Baik itu keluarga Rasulullah ataupun musuh Rasulullah…Rasulullah senantiasa berdoa akan hidayah untuk mereka…Kesedihan Rasulullah begitu dalam ketika manusia mati tanpa iman, dan kesenangan Rasulullah ketika manusia mendapatkan keimanan dan meninggal dalam ketaatan…
Jangan duduk saja saudaraku, satu orang yahudi meninggal tanpa iman membuat Rasulullah sedih dan menangis…lalu bagaimana apabila 10, 100,10000 atau 5 milyar manusia meninggalkan dunia tanpa iman…Bagaimana perasaan Rasulullah…
Kita semua punya kesibukan dan kegiatan dalam kehidupan kita, namun luangkanlah waktu untuk mereka, karena maut tidak akan menunggu engkau untuk mendatangi mereka…kalau tidak bisa seumur hidup untuk mendatangi mereka, luangkanlah setahun , atau setengah tahun, atau 4 bulan, atau 40 hari atau 3 hari atau 2,5 jam dlm sehari…atau berapapun yang kamu sediakan waktu itu….
Sungguh hati mereka yang telah bermaksiat ingin mendengarkan nasihat yang membukakan pintu-pintu yang telah tertutup dalam hati mereka.
Jangan terlambat sahabatku….bersabarlah dengan mereka, maafkanlah mereka, khusnudzon kepada mereka, lemah lembutlah kepada mereka dan doakanlah mereka…keluarkanlah air matamu dalam kesunyian untuk memancing air mata mereka…
kedatanganmu senantiasa akan dirindukan oleh mereka…
Heart will always heard heart, language of da’wah is your heart…
They don’t understand what are you talking, but their heart will understand your heart….
Come n join then spread to whole world at ijtima Cikampek Mei 27,28 and 29..at 2016
Bring heart of Rasulullah and spread those heart to your brother, your friend,your family, your parents, your neighborhood, your students, your teachers, your enemy, to all mankind…move like the rain, and give like the sun…
Yaa Allah…jadikanlah hati kami seperti hati Rasulullah yang menyayangi umat, yang merindukan umat, yang menangisi umat.
Yaa Allah…gerakkanlah diri kami dengan membawa hati Rasulullah menjumpai umat..
Yaa Allah… jadikanlah wajah kami, pandangan mata kami yang menyalurkan hati Rasulullah kepada setiap manusia yang kami jumpai..
Yaa Allah…kami lemah dan tak berdaya…tanpa rahmatku kami akan hina..
Yaa Allah…ampunilah dosa kami yang telah melalaikan hati kami…
Yaa Allah…pilihlah kami untuk membawa hati Rasulullah dalam hati kami..Aamiin Yaa robbal ‘Aalamiin...
Asas Dakwah part 1
Subscribe to:
Comments (Atom)