Bismillahirrahmanirrahiim...
Ada org bertanya pada ahbab JT bagaimana mungkin dakwah masih cara begitu datang keliling kerumah-rumah tidak efisien, bukankah sekarang ada TV, Radio, cukup kita ngomong di studio dan didengar oleh banyak orang dirumah-rumah mereka dan kita tak perlu susah-susah datang ketempat mereka...??
jawab :
Dahulu sahabat Nabi dakwah dgn cara datangi manusia, maka satu negeri masuk islam, satu kota masuk islam, satu kampung masuk islam. kini orang dakwah lewat radio, tv, majalah, adakah satu keluarga masuk islam...??
Maulana Saad Alkandahlawi berkata:
Pada zaman sekarang ini banyak cara yg digunakan utk mengembangkan agama, tp sudah menjadi ketetapan Allah bahwa agama hanya akan berkembang dgn dakwah. Maka cara apaupun yg digunakan dgn menggunakan alat-alat tdk akan membuat agama tersebar, malah yg tersebar adalah alat-alat tsb.
Beribadah dgn cara sendiri tdk sah! Demikian pula jika melakukan dakwah dgn cara sendiri yg terjadi adalah perpecahan ummat. Dan jika ummat berpecah-belah, maka Allah tdk akan memandang usaha dan pengorbanan kita.
DAKWAH ILALLAH hrs dilakukan dgn cara yg dicontohkan Nabi SAW, bukan dgn akal pikiran sendiri, meskipun niatnya adalah dakwah. Bahkan perbuatan maksiat dianggap dakwah, hal ini menyebabkan org2 tdk dpt membedakan mana dakwah ilallaah dan mana dakwah komersial mencari kemasyuran.
Semakin hari ummat semakin jauh dr amal agama. Kemunduran ini disebabkan karena usaha dakwah telah ditinggalkan atau dakwah dilakukan/dibuat, tetapi tdk mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Oleh karena itu, bagaimana berusaha menapikan segala metode, pemikiran, usaha, teknik, dan strategi yg mengikuti keinginan hawa nafsu manusia dan blm teruji, blm pernah terbukti berhasil, serta tdk menjanjikan kesuksesan didunia dan di akherat.
Dakwah yg tdk ikut cara Nabi dgn inovasi atau imitasi tdk akan mendatangkan ketakwaan, tetapi kita dakwah harus duplikasi sehingga menjadi asbab hidayah.
Bukan dakwah uji coba !!!
Bukan dakwah inovasi !!!
Bukan dakwah imitasi !!!
Tapi dakwah duplikasi yaitu dakwah cara Nabi SAW
Bersedia semua dakwah ikut cara Nabi SAW insya Allah......
Niat amal dan sampaikan..
Saturday, November 28, 2015
Wednesday, November 25, 2015
Dakwah Wa Tabligh - Sifat Rasulullah SAW -
Bismillahirrahmanirrahiim...
" Sifat Rasulullah SAW "
Rasulullah adalah seseorang yang paling sempurna yang Allah ciptakan diantara seluruh manusia yang pernah ada sebelum kelahirannya hingga saat kematiaannya sampai hari kiamat... Bukan hanya sempurna fisiknya tapi ahlaknya sangat mulia...
Berikut Salah satu Kisah Ahlak Rasulullah SAW yang sulit untuk di tiru.
Sewaktu perang Uhud berkecamuk, org-org muslim mengalami kekalahan, Rasululloh Saw terluka, gigi geraham beliau patah, bibir bawahnya sobek, dahi dan keningnya yg mulia terluka hingga mengalir darah.
Tetapi tdk henti2nya beliau menadahi tetesan darah itu dan mengusapkan ke dadanya agar tdk menetes ke tanah, walau dalam saat2 keadaan genting sekalipun..
Setelah perang usai, seorang sahabat memberanikan diri bertanya perihal perilaku beliau tersebut..
Dgn lemah lembut Rasululloh SAW menjawab,
"Aku mendengar apa yg kalian tdk dengar, aku mendengar malaikat gunung mengatakan kepada ku: kalaupun ada setetes darah ku menyentuh bumi, Alloh SWT akan menurunkan adzab dari langit kepada mereka."
Mendengar jawaban itu para sahabat bertanya, Mengapa engkau tidak mendoakan celaka saja untuk mereka para musuh2 Allah Ta'ala..?'
Rasululloh Saw menjawab,
"Sungguh aku tidak diutus untuk melaknat, tetapi aku diutus untuk berdakwah dan menyebarkan rahmat kepada sekalian alam. Ya Alloh berilah hidayah kpd mereka, karena sesungguhnya mereka tidak mengetahui".
آللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيّدنَآ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيّدنَآ مُحَمَّدٍ
" Sifat Rasulullah SAW "
Rasulullah adalah seseorang yang paling sempurna yang Allah ciptakan diantara seluruh manusia yang pernah ada sebelum kelahirannya hingga saat kematiaannya sampai hari kiamat... Bukan hanya sempurna fisiknya tapi ahlaknya sangat mulia...
Berikut Salah satu Kisah Ahlak Rasulullah SAW yang sulit untuk di tiru.
Sewaktu perang Uhud berkecamuk, org-org muslim mengalami kekalahan, Rasululloh Saw terluka, gigi geraham beliau patah, bibir bawahnya sobek, dahi dan keningnya yg mulia terluka hingga mengalir darah.
Tetapi tdk henti2nya beliau menadahi tetesan darah itu dan mengusapkan ke dadanya agar tdk menetes ke tanah, walau dalam saat2 keadaan genting sekalipun..
Setelah perang usai, seorang sahabat memberanikan diri bertanya perihal perilaku beliau tersebut..
Dgn lemah lembut Rasululloh SAW menjawab,
"Aku mendengar apa yg kalian tdk dengar, aku mendengar malaikat gunung mengatakan kepada ku: kalaupun ada setetes darah ku menyentuh bumi, Alloh SWT akan menurunkan adzab dari langit kepada mereka."
Mendengar jawaban itu para sahabat bertanya, Mengapa engkau tidak mendoakan celaka saja untuk mereka para musuh2 Allah Ta'ala..?'
Rasululloh Saw menjawab,
"Sungguh aku tidak diutus untuk melaknat, tetapi aku diutus untuk berdakwah dan menyebarkan rahmat kepada sekalian alam. Ya Alloh berilah hidayah kpd mereka, karena sesungguhnya mereka tidak mengetahui".
آللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيّدنَآ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيّدنَآ مُحَمَّدٍ
Subscribe to:
Comments (Atom)